DPMG Kota Lhokseumawe Luncurkan Format Laporan Keuangan “BUMDes Cerdas”

Kadis. DPMG Kota Lhokseumawe Drs. Nasruddin, M.M
Presentasi Format Laporan Keungan BUMDes Cerdas

Lhokseumawe - 1 Oktober 2025, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan inovasi baru dalam tata kelola keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui program “Transformasi Laporan Keuangan BUMDes Cerdas”. Inovasi ini digadang menjadi langkah revolusioner untuk meningkatkan transparansi dan memperkuat sistem akuntabilitas BUMDes di seluruh wilayah Lhokseumawe.


Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, Drs. Nasruddin, M.M., menjelaskan bahwa BUMDes Cerdas merupakan solusi digital yang dirancang untuk menutup celah kesalahan pelaporan yang selama ini kerap terjadi.


“Kami telah melakukan transformasi total pada sistem pelaporan keuangan dengan menghadirkan template digital otomatis. Format baru ini menggunakan Kode Akun Baku yang terstandar, sehingga setiap BUMDes dapat menjalankan akuntansi yang seragam, akurat, dan siap audit digital,” ujar Nasruddin.


Peluncuran sistem ini juga dibarengi dengan pelatihan intensif bagi para pengurus BUMDes. Peserta mendapatkan bimbingan langsung dalam penggunaan template otomatis agar mampu mengelola laporan keuangan secara profesional.


Selain pelatihan, DPMG juga menyerahkan Sertifikat Kompetensi kepada para pengurus BUMDes yang telah lulus uji keterampilan digital. Sertifikat ini menjadi bukti legalitas dan kompetensi dalam penguasaan sistem pelaporan baru.


Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, DPMG turut melibatkan Pendamping Desa sebagai pengawas lapangan. Sosialisasi dilakukan secara menyeluruh agar penerapan sistem ini konsisten di seluruh Gampong.


Program BUMDes Cerdas diharapkan menjadi model nasional karena mampu menyediakan laporan keuangan real-time yang dapat diakses dengan mudah, memperkuat kepercayaan publik, dan menjadikan BUMDes sebagai pilar ekonomi desa yang berintegritas.


“Lhokseumawe kini memimpin akuntabilitas digital desa. Kami pastikan BUMDes Cerdas bukan hanya solusi lokal, tetapi juga model percontohan nasional,” pungkas Nasruddin.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama