Jelang Pra Musrenbang, KPM Banda Sakti Perkuat Kapasitas Melalui Bimtek

Para KPM terlihat serius Mengikuti Bimbngan Teknis

BANDA SAKTI,
10 Juni 2026 – Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kecamatan Banda Sakti yang tergabung dalam Forum Kader Pembangunan Manusia (F-KPM) Banda Sakti menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mandiri sebagai upaya memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi pelaksanaan Pra Musrenbang Gampong.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Stekko Kupi, Banda Sakti ini diikuti oleh KPM dari berbagai gampong dalam wilayah Kecamatan Banda Sakti. Pelaksanaan kegiatan difasilitasi oleh F-KPM Banda Sakti sebagai wadah koordinasi dan pengembangan kapasitas kader dalam mendukung perencanaan pembangunan gampong yang berbasis data.


Hadir sebagai pelatih dan narasumber dalam kegiatan tersebut TAPM Kota Lhokseumawe PIC Stunting, Faurizal, S.T., M.M., didampingi oleh pengurus F-KPM Kota Lhokseumawe, yaitu Asmidar, Maria Eva Yanti dan Desriani. Sementara itu, proses pendampingan dan fasilitasi peserta turut didukung oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) TPP Banda Sakti Wardi Isman Lubis, serta Pendamping Desa (PD) Muhammad Habibi, yang saling berbagi peran dalam penyampaian materi dan pendampingan peserta.


Menurut Ketua F-KPM Kecamatan Banda Sakti "Bimtek dilaksanakan melalui metode In Service Training (IST) dengan materi yang meliputi penggunaan aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker), teknik fasilitasi Rembuk Stunting Tingkat Gampong, serta rapat koordinasi dan konsolidasi kader dalam menghadapi tahapan Pra Musrenbang".


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan KPM dalam mengelola data pembangunan manusia, memfasilitasi musyawarah di tingkat gampong, serta memastikan isu-isu strategis terkait percepatan penurunan stunting dapat menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan.


Para KPM Banda Sakti Foto Bersama dengan Pelatih


Selain penguatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi antar-KPM untuk menyamakan persepsi mengenai peran dan fungsi kader sebagai penggerak konvergensi percepatan penurunan stunting di tingkat gampong. Data hasil pendataan dan pemantauan layanan melalui aplikasi eHDW diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan usulan kegiatan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Dalam sesi diskusi, para peserta membahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan peran KPM dalam forum Pra Musrenbang, termasuk teknik penyajian data dan identifikasi kebutuhan kelompok sasaran, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, calon pengantin, dan remaja putri.


Melalui kegiatan ini, F-KPM Banda Sakti menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjalankan tugasnya secara optimal sebagai fasilitator pembangunan manusia. Dengan persiapan yang matang, para KPM diharapkan dapat berperan aktif dalam proses Pra Musrenbang serta mengawal lahirnya program-program pembangunan gampong yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan percepatan penurunan stunting di Kota Lhokseumawe.

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم