LHOKSEUMAWE – Camat Blang Mangat, Achmad Faisal Daulay, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan percepatan penurunan stunting di Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat, dalam kegiatan Rembuk Stunting Gampong yang berlangsung di meunasah setempat.
Dalam sambutannya, Faisal Daulay menyampaikan evaluasi secara interaktif dengan melibatkan peserta rembuk stunting. Metode penyampaian yang komunikatif dan inovatif tersebut mendapat respons positif dari peserta karena mampu menggali berbagai permasalahan dan perkembangan penanganan stunting yang terjadi di tingkat gampong.
Dari hasil evaluasi terungkap bahwa jumlah anak stunting di Gampong Kuala mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya tercatat sebanyak delapan anak stunting, saat ini jumlahnya menurun menjadi enam anak. Penurunan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada sasaran stunting, baik melalui layanan kesehatan, pemantauan pertumbuhan balita, edukasi gizi, maupun dukungan pemerintah gampong dan kader dalam mendampingi keluarga sasaran.
Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian bersama. Beberapa anak stunting yang masih terdata antara lain mengalami kendala kurangnya nafsu makan, sehingga diperlukan upaya pendampingan yang lebih intensif dari keluarga, kader, dan tenaga kesehatan guna memperbaiki status gizi anak.
Kegiatan rembuk stunting ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, yaitu Kepala Puskesmas Blang Cut, Ahli Gizi Puskesmas Blang Cut, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kota Lhokseumawe, Faurizal, S.T., M.M.
Dalam pemaparannya, Faurizal menekankan pentingnya mengintegrasikan hasil Rembuk Stunting ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran gampong. Menurutnya, berbagai usulan, permasalahan, dan kebutuhan layanan yang teridentifikasi dalam rembuk stunting harus menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), sehingga program percepatan penurunan stunting dapat dilaksanakan secara terarah, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah gampong, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gampong Kuala.
