| Foto: Suasana Rapat Koordinasi Forum Kader Pembangunan Manusia (F-KPM) Kecamatan Muara Dua di Sultan Caffe, Lhokseumawe, Jumat (31/07/2026). |
Lhokseumawe, 31 Juli 2026 – Forum Kader Pembangunan Manusia (F-KPM) Kecamatan Muara Dua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan di Sultan Caffe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Mengusung tema "F-KPM Kompak, Bersatu dalam Aksi, Unggul dalam Data," kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar-KPM, mengevaluasi capaian percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkenalkan Pendamping Desa (PD) yang baru bertugas di Kecamatan Muara Dua.
Rakor diikuti oleh jajaran fungsionaris F-KPM Kecamatan Muara Dua, yaitu Nurlaila selaku Ketua F-KPM Kecamatan Muara Dua sekaligus KPM Gampong Uteunkot, Mulyani (KPM Gampong Meunasah Panggoi), Fadhilah (KPM Gampong Paloh Batee), dan Ainol Mardiah (KPM Gampong Paya Bilie).
Turut hadir dari unsur Tenaga Pendamping Profesional (TPP), yakni Faurizal, S.T., M.M. selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) PIC Percepatan Penurunan Stunting Kota Lhokseumawe, Rima Oktovia Nova selaku Pendamping Desa (PD) PIC Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Muara Dua yang baru mulai bertugas, serta Dahlan selaku Pendamping Desa bidang Peningkatan Kapasitas Masyarakat.
Agenda utama rakor adalah mengevaluasi capaian konvergensi percepatan penurunan stunting berdasarkan Dashboard eHDW Tahun 2026. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 10 dari 17 gampong di Kecamatan Muara Dua telah masuk ke Dashboard Nasional dengan nilai konvergensi rata-rata 89,80 persen. Capaian layanan keluarga sasaran mencapai 98,21 persen, sedangkan layanan remaja putri mencapai 90,79 persen.
Di sisi lain, evaluasi juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang masih harus menjadi perhatian bersama, yakni terdapat 73 keluarga rentan, 11 anak dengan status gizi kurang, 12 anak stunting, serta kesenjangan pendanaan (gap funding) sebesar Rp429.502.000 atau 53,02 persen. Kondisi tersebut menjadi dasar dalam menyusun langkah percepatan dan penguatan pendampingan di tingkat gampong.
Dalam arahannya, Faurizal, S.T., M.M. menegaskan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting sangat bergantung pada kualitas koordinasi dan validitas data yang dihasilkan oleh KPM.
«"Data yang akurat akan menghasilkan perencanaan yang tepat. Oleh karena itu, KPM harus terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah gampong, puskesmas, kader, dan seluruh pihak terkait agar setiap keluarga sasaran memperoleh layanan yang dibutuhkan. Semangat kebersamaan menjadi kunci untuk mencapai target percepatan penurunan stunting di Kecamatan Muara Dua," ujarnya.»
Sementara itu, Ketua F-KPM Kecamatan Muara Dua, Nurlaila, mengajak seluruh KPM untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan komitmen dalam menjalankan tugas pendampingan.
«"Tema Rakor kali ini bukan sekadar slogan. 'F-KPM Kompak, Bersatu dalam Aksi, Unggul dalam Data' adalah komitmen kami untuk terus bekerja bersama, saling mendukung, dan menghadirkan data yang berkualitas sebagai dasar pembangunan gampong yang lebih baik," ungkapnya.»
Melalui Rakor Bulanan ini, F-KPM Kecamatan Muara Dua berharap koordinasi dan kolaborasi antaranggota semakin solid sehingga seluruh gampong mampu meningkatkan capaian konvergensi, memperkuat kualitas data eHDW, serta mempercepat penurunan stunting demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
