Rakor Forum KPM Banda Sakti Bahas Strategi Peningkatan Kinerja Gampong

KPM dan TPP berfoto bersama usai rakor dalam suasana penuh keakraban.

LHOKSEUMAWE (22/8/2026) - Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kecamatan Banda Sakti yang tergabung dalam Forum KPM Kecamatan Banda Sakti menggelar rapat koordinasi di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan pemahaman KPM terkait upaya mendorong gampong agar mampu mencapai predikat berkinerja baik.


Rapat koordinasi ini dihadiri  Koordinator Forum KPM Kecamatan Banda Sakti Nieta pengurus Wirna, liza, Anggie dan Endang dan turut hadir Koordinator dan Sekretaris Forum KPM tingkat Kota Lhokseumawe, Asmidar dan Juliana, serta Koordinator KPM Kecamatan Muara Dua Nurlaila, selain itu Kegiatan ini juga dihadiri Koordinator P3MD Kecamatan Banda Sakti dan Pendamping Desa Kecamatan Banda Sakti.


Dalam kegiatan tersebut, TAPM P3MD Kota Lhokseumawe, Faurizal, S.T., M.M., hadir sebagai narasumber. Ia memaparkan secara mendalam mengenai Desa Berkinerja Baik, mulai dari indikator penilaian, aspek-aspek yang menjadi perhatian, hingga langkah yang perlu dipersiapkan oleh KPM dalam mendukung peningkatan kinerja gampong.


Menurut Faurizal, gampong yang berkinerja baik bukan hanya dinilai dari aspek administrasi, tetapi juga dari kemampuannya memberikan pelayanan secara maksimal kepada seluruh kelompok sasaran yang ada di gampong.


“Gampong berkinerja baik adalah gampong yang mampu memberikan layanan secara maksimal kepada seluruh kelompok sasaran yang ada di gampong,” jelasnya.


Ia juga memberikan sejumlah kiat kepada KPM agar dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai kader pembangunan di tingkat gampong. KPM dinilai memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah gampong mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, melakukan pemantauan terhadap kelompok sasaran, serta memastikan berbagai program dan layanan dapat diterima masyarakat secara tepat.


Lebih lanjut, Faurizal menjelaskan bahwa KPM perlu mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar gampong tempat mereka bertugas memiliki peluang untuk mendapatkan nominasi dalam penilaian Desa Berkinerja Baik hingga tingkat nasional.


Untuk tingkat Kota Lhokseumawe, proses penilaian melibatkan sejumlah perangkat daerah. Bappeda berperan sebagai penanggung jawab, sementara DPMG menjadi pelaksana. Selain itu, proses penilaian juga melibatkan DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, serta TAPM Kementerian Desa.


Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman KPM mengenai indikator Desa Berkinerja Baik sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi antara KPM, pemerintah gampong, pendamping, dan perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Melalui koordinasi yang berkelanjutan, KPM diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pendampingan di tingkat gampong, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya gampong-gampong berkinerja baik di Kota Lhokseumawe.

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم